Cara Membuat Adonan Wingko Ketan

Cara Membuat Adonan Wingko Ketan

Adonan wingko ketan merupakan adonan yang digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan kue wingko. Adonan ini dibuat dari ketan dan kelapa parut yang dicampur dengan gula merah dan air. Selain enak, kue wingko ini juga cukup populer di Indonesia karena rasanya yang khas. Nah, untuk membuat adonan wingko ketan sendiri, ikuti langkah-langkah berikut ini.

Bahan-bahan

– 500 gram ketan
– 300 gram gula merah
– 200 gram kelapa parut kasar
– 300 ml air
– Daun pandan secukupnya
– Minyak goreng secukupnya

Langkah-langkah

1. Siapkan wajan dan panaskan dengan api kecil.
2. Tambahkan kelapa parut dan aduk hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan. Angkat dan sisihkan.
3. Kukus gula merah dan air hingga larut, lalu saring sehingga mendapatkan air gula merah yang bersih.
4. Campurkan ketan dengan air gula merah sedikit-sedikit sambil diaduk hingga tercampur rata.
5. Tambahkan kelapa yang sudah matang dan daun pandan, lalu aduk hingga semua bahan tercampur dengan baik.
6. Olesi loyang dengan minyak goreng dan tuangkan adonan ketan ke dalam loyang.
7. Panaskan oven dengan suhu 180 derajat Celsius selama 10 menit.
8. Setelah itu, panggang adonan selama kurang lebih 30-40 menit atau hingga matang dan berwarna kecoklatan.
9. Angkat kue dari oven dan potong-potong sesuai dengan selera.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kini Anda sudah bisa membuat adonan wingko ketan sendiri di rumah. Namun, terkadang masih ada beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan seputar cara membuat adonan wingko ketan. Berikut beberapa di antaranya.

Cara Membuat Adonan Wingko Ketan

Pertanyaan tentang Cara Membuat Adonan Wingko Ketan

Apakah bisa mengganti gula merah dengan gula putih?

Tentu bisa. Namun, pastikan takarannya proporsional agar tidak terlalu manis atau terlalu pahit. Perbandingan yang direkomendasikan adalah gula putih 250 gram untuk setiap 300 gram gula merah.

Bagaimana cara memeriksa kematangan adonan ketan?

Anda bisa mengetes kematangan adonan ketan dengan tusuk gigi. Tusuk gigi dimasukkan ke dalam kue dan diperhatikan apakah kue sudah matang atau belum. Jika tusuk gigi masih lengket, berarti kue belum matang. Namun, jika tusuk gigi sudah bersih, artinya kue sudah matang.

Apakah kue bisa menjadi keras jika dipanggang terlalu lama?

Ya, ketan memiliki karakteristik yang cukup khas jika dipanggang terlalu lama. Kue akan menjadi keras dan kering. Oleh karena itu, pastikan waktu pemanggangan dan suhunya sesuai dengan yang direkomendasikan.

Bisakah adonan dibuat lebih awal dan disimpan?

Bisakah adonan dibuat lebih awal dan disimpan? Sebaiknya adonan tidak disimpan terlalu lama setelah dibuat karena ketan memiliki sifat mudah rusak. Adonan bisa disimpan selama maksimal 2-3 jam. Simpan adonan dalam suhu ruangan atau dalam lemari es setelah adonan dingin.

Apakah adonan bisa dibuat tanpa kelapa parut?

Bisa saja, namun kelapa parut kasar merupakan bahan yang memberikan kelezatan dan tekstur kue. Jika memang ada alasan tertentu mengapa tidak ingin menggunakan kelapa parut kasar, Anda bisa mencoba mengganti dengan bahan lain seperti keju.

Kesimpulan

Dengan mengikuti resep dan langkah-langkah yang benar, membuat adonan wingko ketan jadi hal yang mudah. Pastikan takaran dan waktu pemanggangan sesuai dengan yang direkomendasikan agar hasilnya tetap enak dan lezat. Selain itu, Anda bisa mencoba sedikit variasi pada bahan untuk mendapatkan hasil yang berbeda. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *